Monday, January 5, 2009

Kalo Mama lagi baking

cupcakes


Making cupcakes, bring back my childhood memory...

Waktu saya masih kecil mama suka bikinin kue untuk kami bertiga. Mama sih tidak tiap hari masak karena biasanya urusan masak memasak ditangani oleh sodara yang tinggal di rumah. Mama cuma memasak pada even-even spesial atau bikin kue.

Ada satu penyakit mama dalam soal baking-bakingan (kayaknya akhir-akhir ini saya mulai terjangkit) yaitu dia tidak bakalan berhenti nyobain resepnya sampai betul-betul berhasil, mungkin bagus untuk Mama tapi penyakit untuk kita-kita di rumah. Pokonya banyak deh resep yang sempet bikin kita keblinger, misalnya pas resep putu ayu lagi naik daun.. duh tiap hari deh tuh kita makan putu ayu, belum lagi bolu kukus, mulai dari bolu kukus yang cuma tersenyum tipis sampai yang ngakak abeees, pernah juga muffin,pizza,es krim,waffle,black forest dan juga cupcakes. Saya masih ingat waktu Mama lagi suka-sukanya bikin muffin, saya udah pindah ke Jakarta nerusin kuliah, adik saya menelfon dari Makassar tujuannya mau bikin saya sirik,

Riean:Mama bikin muffin dong,enak, chesse muffin.
besoknya,
Riean: Tadi dibikinin Muffin coklat,enak deh.
besoknya,
Riean: Hari ini Mama bikin muffin orange.
besoknya
Riean: Mama bikin muffin oatmeal.
besoknya,
Riean: Buset!! Mama bikin muffin lagi.. udah 5 hari..ngga bosan apa yaaa?"
Vierly: Wakakakak

Ada lagi Penyakit lain tapi kali ini yang kena saya dan adik-adik, kalau mama mulai bikin kue, kita juga mulai ikutan sibuk mondar-mandir ke dapur nanyain kapan kuenya selesai (kalo yang ini kayaknya Nayla deh yang lagi terjangkit) sampai-sampai kadang mama ngamuk gara-gara direcokin terus abisnya gaya kita bertiga udah kayak mandor kelas kakap,

"udah ma?"
"belum yaa ma?"
"koq lama sih Ma?"
"coklatnya yang banyak yaa Ma"
"jangan pake kismis dong"

kalau mama udah ngamuk baru deh kita ngambil langkah seribu... kabuuuuur....
belum lagi kalau ada sisa-sisa butter cream atau whip cream.. waaah.. ini bisa jadi ajang pertengkaran hebat. Mangkuknya cuma satu tapi yang mau jilatin tiga orang.

Cupcakes dengan cheese topping adalah salah satu favorit saya, biasanya abisin toppingnya dulu baru makan kuenya.

Masa-masa itu seru banget, kadang kangen banget... mana sekarang saya udah tinggal di jakarta.. kalo pulang ke Makassar pun palingan cuma 2 minggu dan suasananya sudah beda.. ya iyalah... udah pada tuir-tuir semua.... masa' berantem gara-gara butter cream..hehehe

3

Friday, December 12, 2008

Vanilla Cupcakes

Cupcakess

Ini proyek penasaran gara-gara sering ngeliat cupcakes di toko yang bentuknya cantik-cantik banget tapi pas beli dan dicobain...huaaaaaa... dari frosting sampe cake ga' ada enak2nya.. cakenya kering apa lagi butter creamnya yang ga' bisa dicerna dan meninggalkan jejak mentega dilangit-langit mulut...sebel banget.

Akhirnya coba-coba deh mau bikin sendiri sekalian juga untuk proyek unjuk gigi ke keluarga kalo saya uda bisa bikin kueee, jadi sekalian bawa mini cupcakes untuk hantaran Idul Adha..hahaha... paling bisaaa....

Sempat nyari-nyari resep Vanilla cupcakes yang kira-kira oke, percobaan pertama pake resep dari buku resep cupcakesnya NCC dan percobaan kedua, masih tetep vanilla cupcakes, tapi coba resepnya Magnolia Bakery yang ngetop lewat sex n the city. Soal rasa, kedua resep ini sama-sama top, enak dan wangi waktu dipanggang... hhhmmm.. bedanya cuma ada di teksturnya aja, kalo resep dari magnolia lebih soft sedangkan NCC agak lebih padat.

NCC's Vanilla Cupcakes
(resep:NCC)

12 cupcakes

Bahan:
125 gram mentega
1/2 sdt vanilla essens
250 gram gula pasir
2 butir telur
200 gram terigu (vierly: pake yang all pourpose)
1 sdt baking powder
150 ml susu

cara membuat:
-Panaskan oven 180 derajat celcius.
-Siapakan loyang cupcakes
-Kocok dengan mixer mentega,gula dan vanilla essense sampai mengembang dan pucat, masukkan telur, kocok samapai rata dan mengembang.
-Masukan tepung dan susu secara bergantian, aduk rata.
-Tuang kedalam loyang, kira-kira 2/3 dari tinggi loyang. Panggang 15-20 menit.

CupcakesCupcakes
Cupcakesundress cupcake
with chesse topping

Magnolia Bakery''s Vanilla cupcakes

Makes 2 dozen cupcakes

(vierly: 12 regular size cupcakes & 24 mini cupcakes)

INGREDIENTS

1 1/2 cups self-rising flour
1 1/4 cups all-purpose flour
1 cup (2 sticks) unsalted butter, softened
2 cups sugar
4 large eggs, at room temperature
1 cup milk
1 teaspoon vanilla extract


DIRECTIONS

Preheat oven to 350 degrees.

Line two 12-cup muffin tins with cupcake papers.

In a small bowl, combine the flours. Set aside.

In a large bowl, on the medium speed of an electric mixer, cream the butter until smooth. Add the sugar gradually and beat until fluffy, about 3 minutes. Add the eggs, one at a time, beating well after each addition. Add the dry ingredients in three parts, alternating with the milk and vanilla. With each addition, beat until the ingredients are incorporated but do not overbeat. Using a rubber spatula, scrape down the batter in the bowl to make sure the ingredients are well blended. Carefully spoon the batter into the cupcake liners, filling them about three-quarters full. Bake for 20-25 minutes, or until a cake tester inserted into the center of the cupcake comes out clean.

Cool the cupcakes in the tins for 15 minutes. Remove from the tins and cool completely on a wire rack before icing.

untuk resep kedua ini adonan saya bagi 2, 1/2 bagian saya mix dengan oreo yang dihancurkan jadi dapat Vanilla Oreo Cupcakes.

Mini cupcakes

Kalau untuk resep frosting saya coba aja pake :

1 cup Mentega putih Australia
1 cup soft cream
susu kental manis secukupnya/gula cair untuk butter cream

Pertama kali bikin pake resep yang diatas, hasilnya enak dan lembut, pas dihias juga cantik. Percobaan kedua, nyobain resep yang ada di kemasan soft cream,ditambain susu bubuk, pikirnya bakalan tambah yummy nih eeehh ternyata malah merusak tekstur creamku...hiks.. susu bubuknya ngga mau bersatu gitu ma adonan frosting jadinya berbutir-butir (lihat di foto pertama beda frosting biru dan pink)..hiks... sebel deh... ada yang pernah cobain ngga sih?? kalo berhasil mau dong triknya..

for more picture click here

Tuesday, November 25, 2008

Cokkies: PennyLane's Chocolate Cookies

who bit my cookie?

Ini pertama kali saya coba bikin cookies dari dulu saya lebih suka bikin cake karena lebih lebih gampang dan ngga ribet kayak cookies yang harus dicetak, belum lagi butuh perhatian extra waktu dipanggang tapi resep ini benar-benar bikin saya penasaran belum lagi liat hasil bikinan Resti ma Dita yang bikin ngiler....akhirnya dengan modal nekat saya coba deh bikin dan hasilnya...hhhhmmm.... emang bener enak... top deh untuk Riana..

penasaran?.. cobain yuuuk...

PennyLanes's chocolate cookies
Original source: Joy of Baking
Modified by: Riana


60 grams cake flour- (Vierly: all pourpse flour)
1 teaspoon baking powder
450 grams bittersweet or semisweet chocolate, coarsely chopped (Vierly: Lindt cocoa 70%)
60 grams unsalted butter or margarine
250 grams granulated white sugar
4 eggs, room temperature
1/4 teaspoon salt
4 gram instant coffee powder (2 sachet @ 2 grams), diluted with a few drops of hot water
1 tablespoon pure vanilla extract
175 grams semisweet dark chocolate chips (Vierly: Hersey kisses classic chocolate dibagi 2)
175 grams white chocolate chips
200 grams your favorite nuts, coarsely chopped and toasted (Vierly:pecan)

How-to:
  1. Mix together the flour and baking powder. Set aside.
  2. Melt the chocolate and butter/margarine in a stainless steel bowl placed over a saucepan of simmering water, stirring until smooth. Remove from heat and set aside.
  3. In the bowl of your electric mixer (or with a hand mixer), beat the sugar, eggs and salt until pale yellow and thick, about 5 minutes. Beat in the melted chocolate mixture, coffee and vanilla extract. Sift the flour mixture above the batter and fold it in. Mix only until incorporated. Stir in the chocolate chips and nuts. Cover with plastic wrap and refrigerate the batter until firm, about 30-60 minutes.
  4. Preheat oven to 170-180 degrees Celcius and place rack in center of oven. Line baking sheets with parchment paper or silicone baking mat.
  5. Using ice cream scoop, small or medium –whatever you prefer, scoop and drop batter onto prepared cookie sheets, spacing evenly. With moist fingers, press batter a little bit.Bake cookies about 10 - 12 minutes or until the tops of the cookies become dry and cracked, but are still shiny. Do not overbake these cookies.
  6. Remove from oven and place baking pan on a wire rack to cool. When cookies are firm, remove from baking pan and let completely cool on rack.


I like it!!Ketahuan yaaa..

Sampai-sampai Nayla yang biasanya ngga terlalu suka coklat, ga berhenti ngunyah tapi kalo Papong jangan ditanya, dia sih emang coklat maniak...

mungkin karena suka ama coklatnya makanya untuk sesi pemotretan kali ini... hehehe... dia sangat-sangat kooperatif...

Ini dia modelku yang tersayang.... thanks alot dear...

My Model

Sunday, November 2, 2008

Home Food Photography #4:Konsep




Ini pertama kali saya ikut home foody photography dan kali ini sudah seri ke 4 dengan tema Konsep. Mulanya lumayan pusing mikirin mau pake konsep apa, mana lagi jauh dari rumah jadi minim properti adanya cuma yang disediain aparteman, mau ngga mau mesti beli tapi yang gampang dibawa pulang dan ngga mahaal, kebetulan di Auchan lagi sale peralatan rumah tangga jadinya hunting kesitu deh.



Konsep awal yang kepikir sebenarnya breakfast karena sebelumnya kebayang tuh roti-roti di prancis yang sedep-sedep...hmmm.. tapi akhirnya roti yang udah dibeli masuk perut semua gara-gara pas habis beli roti eehh malah mendung terus sampe 3 hari ya udah disikaaat aja.. trus waktu hunting property, jatuh cinta sama si piring (bener piring ga' sih??) yang ada difotoku, yang berkesan klasik trus saya cari deh matchnya yang berkesan klasik juga tapi harus bisa kasi warna dan akhirnya ketemu cangkir dan tempat telur yang bermotif klasik dengan warnah merah plus tambahan serbet, box dan majalah untuk lebih memperkuat kesan breakfast pada foto dan frame hitam untuk memberi efek klasik , jadilah foto suasana makan pagi yang bergaya klasik dengan di dominasi dengan warna merah (bener ga sih???)...in Red..



Dari ikutan even ini saya banyak belajar loh... tenyata dengan mikirin konsep dulu malah jadinya lebih gampang, terutama untuk pemula kayak saya, karena konsepnya udah kepikir jadi lebih gampang deh pemilihan properti dan elemen-elemen pendukungnya.

Ikutan yuuuk.. biar bisa banyak belajar...

Wednesday, October 22, 2008

Steamed Lumpia








Ceritanya pengen makan gorengan, mikir-mikir apa yaaa yang kira-kira bahannya gampang ketemu disini. Pas lagi ke supermaket ada toge ma rice paper/bahn trang (kulit lumpia vietnam).. kayaknya bisa bikin lumpia nih. Langsung deh belanja-belanja persiapan.

Ini pertama kalinya saya bikin lumpia pake rice paper ,waktu ngeluarin dari kemasannya sempat bingung mau diapain abis bentuknya kayak krupuk yg belum digoreng. Bolak balik kemasan untuk baca cara pemakaian, bingung abisnya tidak ada bahasa inggris.Cari-cari kata yang kira-kira bahasanya mirip sama bahasa yang saya ngerti, ngga ada clue sama sekali akhirnya bereksperimelah, karena bentuknya kaku jadi kepikir mungkin direndam sebentar dengan air hangat, ternyata berhasil tapi ngerjainnya satu-satu karena kalau sekalian direndam suka lengket satu sama lain.



Proses bikin isinya cuma ditumis seperti biasa, hanya bahannya pake bahan apa yang ada aja.. kebayang deh kalo pake ebi.

Tapi pas digoreng...laaaah kog jadi ugly gini... emang rice paper ngga bisa digoreng yaaa???.. tapi dikemasan ada gambar lumpia digoreng gitu dan cantik.. kayak kalau bikin lumpia pake kulit lumpia Indonesia atau saya aja yang tidak tau caranya yaa??



Akhirnya disajikannya dikukus aja kayak dim sum, enak juga sih... hangat-hangat... tapi ngga jadi makan lumpia goreng deh...

Steamed Lumpia

Bahan:
Isi: bawang putih,cincang
bawang merah,cincang
daun bawang,iris tipis
rebung kaleng, iris seperti korek api
toge
daging cincang
wortel,iris seperti korek api
saus tiram
garam
merica
gula
minyak wijen

Kulit: Rice paper/bahn trang

Cara membuat:
-Tumis bawang putih dan bawang merah, masukkan daging cincang masak sampai daging matang.
-Masukkan saus tiram,garam, merica,gula dan wortel, aduk rata sampai wortel agak layu.
-Masukkan toge dan rebung ,masaknya jangan terlalu lama biar sayurnya tidak terlalu layu, masukkan minyak wijen aduk rata. Angkat, sisihkan.

-Bungkus isian diatas dengan rice paper yang sudah di rendam sebentar dengan dengan air hangat.
-Kukus sebentar sebelum disajikan.
-Sajikan hangat dengan sambel bangkok.



*Kayak beauty and the beast yaa...

From Jakarta to Paris-on the sky





Ini cerita-cerita dalam perjalanan dari Jakarta sampai ke Paris. Rute kali ini lumayan panjang, biasanya kalau ke Paris kita pilih pakai SQ atau Mal jadi rute cuma Jak-Sin-Paris atau Jak-KL-Paris tapi kali ini berhubung hampir semua penerbangan penuh jadinya kita berangkat naik Emirates...duh ternyata rutenya puaaaaanjang banget Jak-Sin-Coloumbo-Dubai-Paris.

Perjalanan kali ini bisa dibilang bikin pegel, selain rutenya jauh juga bawaan lumayan banyak abis travellingnya ma perempuan kecilku jadi mesti bawa susu, diapers, mainan, camilan, baju ganti dan yang paling berat yaa strollernya, kalau Nayla sih senang banget karena berasa naik pesawat berkali-kali,

"Aku suka Mamong... aku suka naik kecawat"

Belum lagi ada iming-iming mau ketemu Mickey..

"Aku mau ke Payis.. ketemu Miki ketemu Nonat "
"Emang kalo ketemu Mickey ama Donanld , Nayla mo ngapain?"
"Mau sekhand Miki tyus endon nonat..endon nonat"
(mau shakehand sama Mickey terus minta gendong sama Donald)

Nayla juga sudah bisa menikmati fasilitas yang ada di pesawat ..*sebelumnya kalo dipesawat dia cuma di baby box aja ... sepanjang perjalanan nonton Wall E dam little mermaid... *ga bosen apa yaa.. dia senang karena berasa ngga ada yang ngerecoki...hehehe. Tidurnya juga keliatannya nyenyak banget, sampe kadang-kadang waktu makan dia ngga mau bangun untuk makan jadilah saya Sama Papong yang pesta. Kita berdua memang makan mulu selama di Pesawat.. makanannya emang enak sih.. namanya juga lebaran on the sky... boleh dong makan terus...

Waktu transit di Changi ngga ada waktu untuk liat-liat, cuma sempet sholat itu juga pake buru-buru. Di Coloumbo ga turun dari pesawat, syukur sih abis ga' perlu bawa turun barang yang seabrek.. kasian Papong. Pas sampe di Dubai baru deh harus turun..wah repooot banget mana bandaranya semrawut banget... kayak di pelabuhan tanjung priuk.. ga nafsu deh mau cuci mata, nanti gara-gara Mamong cuci mata, Nayla ilang... rameee banget... orang tidur dimana-mana.



Setelah terbang plus trasit sekitar 23 jam akhirnya kita nyampe juga di Paris... waaah lega... ngantri check pasport dan bagasi sebentar.. udah deh... ga ribet. Keluar udah ada jemputan dari kantor Papong, lumayan ga usah naik metro.

Pas nyampe suhu sekitar 18 derajat dan berangin, Komentar Nayla....

"Angiiiiiiin.... angiiiiiin... aku suka mamong... aku suka payiiiis...dingiiiiin"

Sekarang dia udah kena pilek ma batuk gara-gara ngga mau pake topi...


My First Knitting Project - Scarf






Yippei...akhirnya selesai juga...

Setelah sekian lama nyuri-nyuri waktu untuk nyelesaiin knittingku, akhirnya bisa selesai juga.

Sebenarnya tertarik belajar knitting udah lama terus sempat ikut kelas tahun lalu di Hobbies craft studio, kelasnya tiap hari sabtu jam 4-6 sore tapi saya datang cuma 2 kali, malas.. kayaknya hari sabtu maunya cuma jalan-jalan dan malas-malasan sama Papong dan Nayla. Pertama kali diajarin, bikin syal tapi jadinya baru 1/3 udah berhenti dan jadi penunggu laci. Waktu mau ikut kelas knitting, Papong emang keliatanya ragu kalo saya serius. Dia sempat nanya,

"Ngapain mau belajar knitting? emang sempat?"
"Sempat laah, Aku belajar knitting biar kalo Papong udah pensiun nanti gantian aku yang caru duit, ngajar knitting"

hayooo loh... pede amat... sementara sekarang nyelesaiin satu syal aja lamanya minta ampun...huahaha...

Mulai bikin lagi waktu liat blog Dydy yang hasil knittingnya ok banget... bisa bikin kebaya loh... benar-benar heeebaaat. Saya pilih bikin syal baru untuk Nayla, milih polanya yang paling gampang aja 5 knit 5purl.



Dari awal bikin Nayla udah tau kalo syal itu untuk dia, tiap lihat saya lagi ngerjain, dia bolak-balik nanyain kapan selesai..duh. Pas kemarin selesai dia juga kelihatan senang banget.. syalnya di pake terus.. sampai waktu saya ajak foto-foto pake syal, dia senang banget... sampai macem-macem pose aneh mulai keluar..hehehe.. tapi pokoknya senang banget deh lebih-lebih Nayla senang pake syal bikinan Mamong, jadi tambah semangat bikin project baru...

hhhmmmm... apa yaaa???